Kampung Wisata Gerabah Daerah Gebangsari

 Desa Gebangsari berletak di kecamatan Klirong adalah salah satu desa penghasil gerabah. Aneka kerajinan tanah liat terdiri dari kendil, wajan, pot bunga, ciri, keren (tungku) ciri, muthu padasan dan pot tanah liat. Selain itu desa ini juga memilki tinggalan fragmen benda tua di Kebobang Krajan Gebangsari Kecamatan Klirong  Kebumen yang memiliki nilai sejarah panjang. Cukup banyak benda tua yang ditemukan di Gebangsari. Benda tersebut antara lain: situs sumur jubung gerabah majapahitan batu bata purba yang menfosil, watu lumpang, pecahan gerabah, keramik cina masa lalu, situs Mbah prabu, dan konon makam Ki Maduseno anak Ki Ageng Mangir Wonoboyo yang menurunkan Ki Bodronolo Trah Pendiri Kebumen. Benda benda tersebut hari ini menjadi "core of the core" "intinya inti". Diperkirakan berusia ratusan tahun.

Sumber : https://jatimulyo.kec-petanahan.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/117/770
Menurut kang Ravie Ananda, peradaban masa lalu cukup ramai di zona pesisir selatan. Salah satunya bandar pemberhentian perdagangan. Sehingga dimungkinkan kebobang, krajan dan wilayah di gebangsari merupakan salah satu daerah satelit peradaban. Akan sangat berharga jika banyak warga tergerak untuk merekonstruksi sejarahnya. Misal berkaitan dengan melengkapi galeri gerabah. Bukan hanya layanan edukasi
Sumber : https://jatimulyo.kec-petanahan.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/117/770
Sabit Banani, Kepala Desa Jatimulyo. Pernah Menjadi Pendamping Desa Di Kecamatan Klirong
Sumber : https://jatimulyo.kec-petanahan.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/117













Komentar